Perjuangan Hotel untuk Tetap Bertahan di tengah Pandemi COVID-19

Empat bulan berlalu semenjak COVID-19 mulai mewabah. Sama seperti sektor usaha lainnya, industri hotel juga sangat terpengaruh. Tingkat hunian turun drastis hingga tidak ada tamu. Terhitung tanggal 1 April 2020 sudah ada 1.000 (seribu) lebih hotel terpaksa berhenti beroperasional (sementara). Alasannya sangat mendasar: “Tidak ada tamu otomatis juga tidak ada pemasukan untuk membayar pengeluaran.”

Hotel-hotel yang masih buka menerapkan protokol kesehatan tinggi dengan menyediakan hand sanitizer diberbagai lokasi serta meningkatkan frekuensi pembersihan benda menggunakan desinfektan. Lalu bagaimana caranya agar hotel tetap bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19? Berikut adalah beberapa hal yang dilakukan beberapa hotel untuk bisa bertahan ditengah pandemi COVID-19:

  1. Paket isolasi mandiri. Paket ini berupa akomodasi plus layanan makan di kamar sebanyak 3 (tiga) kali dalam sehari bagi tamu yang ingin melakukan program isolasi mandiri #dirumahaja sesuai imbauan pemerintah.
  2. Food delivery. Menjual menu restoran dengan harga lebih terjangkau dan melakukan promosi melalui media online. Lebih kurangnya mirip seperti layanan aplikasi GoFood dan GrabFood.
  3. Menjadi tempat penyedia akomodasi petugas kesehatan. Bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menyediakan jasa akomodasi bagi para petugas medis yang berjuang di garda depan melawan pandemi COVID-19.

Hasilnya belum sesuai harapan tetapi hal itu sudah merupakan usaha maksimal yang bisa dilakukan oleh pelaku usaha perhotelan sembari berharap pandemi ini segera berakhir.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started